<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>BINAYU.CO</title>
	<atom:link href="http://binayu.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://binayu.wordpress.com</link>
	<description>Selamat datang di webside saya</description>
	<lastBuildDate>Sun, 27 Jan 2008 09:08:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='binayu.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>BINAYU.CO</title>
		<link>http://binayu.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://binayu.wordpress.com/osd.xml" title="BINAYU.CO" />
	<atom:link rel='hub' href='http://binayu.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>INFLASI</title>
		<link>http://binayu.wordpress.com/2008/01/27/inflasi/</link>
		<comments>http://binayu.wordpress.com/2008/01/27/inflasi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Jan 2008 09:04:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>binayu</dc:creator>
				<category><![CDATA[MONETER]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://binayu.wordpress.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[Inflasi Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia. Dalam ilmu ekonomi, inflasi adalah suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus (kontinu). Dengan kata lain, inflasi juga merupakan proses menurunnya nilai mata uang secara kontinu. Inflasi adalah proses dari suatu peristiwa, bukan tinggi-rendahnya tingkat harga. Artinya, tingkat harga yang dianggap tinggi belum tentu menunjukan inflasi. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=binayu.wordpress.com&amp;blog=2289014&amp;post=13&amp;subd=binayu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1>Inflasi</h1>
<h3>Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.</h3>
<p style="text-align:justify;">Dalam <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ilmu_ekonomi" title="Ilmu ekonomi">ilmu ekonomi</a>, <b>inflasi</b> adalah suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus (kontinu). Dengan kata lain, inflasi juga merupakan proses menurunnya nilai <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mata_uang" title="Mata uang">mata uang</a> secara kontinu. Inflasi adalah proses dari suatu peristiwa, bukan tinggi-rendahnya tingkat harga. Artinya, tingkat harga yang dianggap tinggi belum tentu menunjukan inflasi. Inflasi dianggap terjadi jika proses kenaikan harga berlangsung secara terus-menerus dan saling pengaruh-mempengaruhi. Istilah <i>inflasi</i> juga digunakan untuk mengartikan peningkatan persediaan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Uang" title="Uang">uang</a> yang kadangkala dilihat sebagai penyebab meningkatnya harga. Ada banyak cara untuk mengukur tingkat inflasi, dua yang paling sering digunakan adalah <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=CPI&amp;action=edit" title="CPI">CPI</a> dan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/GDP_Deflator" title="GDP Deflator">GDP Deflator</a>.</p>
<p style="text-align:justify;">Inflasi dapat digolongkan menjadi tiga golongan, yaitu inflasi ringan, sedang, berat, dan hiperinflasi. Inflasi ringan terjadi apabila kenaikan harga berada di bawah angka 10% setahun; inflasi sedang antara 10%—30% setahun; berat antara 30%—100% setahun; dan hiperinflasi atau inflasi tak terkendali terjadi apabila kenaikan harga berada di atas 100% setahun.</p>
<h2><span class="mw-headline">Penyebab</span></h2>
<p style="text-align:justify;">Inflasi dapat disebabkan oleh dua hal, yaitu tarikan permintaan atau desakan biaya produksi.</p>
<p style="text-align:justify;">Inflasi tarikan permintaan (<a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Inggris" title="Bahasa Inggris">Ingg</a>: <i>demand pull inflation</i>) terjadi akibat adanya permintaan total yang berlebihan sehingga terjadi perubahan pada tingkat harga. Bertambahnya permintaan terhadap barang dan jasa mengakibatkan bertambahnya permintaan terhadap <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Produksi" title="Produksi">faktor-faktor produksi</a>. Meningkatnya permintaan terhadap faktor produksi itu kemudian menyebabkan harga <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Faktor_produksi" title="Faktor produksi">faktor produksi</a> meningkat. Jadi, inflasi ini terjadi karena suatu kenaikan dalam permintaan total sewaktu perekonomian yang bersangkutan dalam situasi <i>full employment</i>.</p>
<p style="text-align:justify;">Inflasi desakan biaya (<a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Inggris" title="Bahasa Inggris">Ingg</a>: <i>cost push inflation</i>) terjadi akibat meningkatnya biaya produksi (input) sehingga mengakibatkan harga produk-produk (output) yang dihasilkan ikut naik.</p>
<h2><a title="Penggolongan" name="Penggolongan" id="Penggolongan"></a><span class="mw-headline">Penggolongan</span></h2>
<p style="text-align:justify;">Berdasarkan asalnya, inflasi dapat digolongkan menjadi dua, yaitu inflasi yang berasal dari dalam negeri dan inflasi yang berasal dari luar negeri. Inflasi berasal dari dalam negeri misalnya terjadi akibat terjadinya defisit anggaran belanja yang dibiayai dengan cara mencetak uang baru dan gagalnya <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pasar" title="Pasar">pasar</a> yang berakibat harga bahan makanan menjadi mahal. Sementara itu, inflasi dari luar negeri adalah inflasi yang terjadi sebagai akibat naiknya harga barang <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Impor&amp;action=edit" title="Impor">impor</a>. Hal ini bisa terjadi akibat biaya produksi barang di luar negeri tinggi atau adanya kenaikan tarif impor barang.</p>
<p style="text-align:justify;">Inflasi juga dapat dibagi berdasarkan besarnya cakupan pengaruh terhadap harga. Jika kenaikan harga yang terjadi hanya berkaitan dengan satu atau dua barang tertentu, inflasi itu disebut <i>inflasi tertutup</i> (<i>Closed Inflation</i>). Namun, apabila kenaikan harga terjadi pada semua barang secara umum, maka inflasi itu disebut sebagai <i>inflasi terbuka</i> (<i>Open Inflation</i>). Sedangkan apabila serangan inflasi demikian hebatnya sehingga setiap saat harga-harga terus berubah dan meningkat sehingga orang tidak dapat menahan uang lebih lama disebabkan nilai uang terus merosot disebut <i>inflasi yang tidak terkendali</i> (<i><a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hiperinflasi&amp;action=edit" title="Hiperinflasi">Hiperinflasi</a></i>).</p>
<h2><a title="Dampak" name="Dampak" id="Dampak"></a><span class="mw-headline">Dampak</span></h2>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Silk_Workers.jpg" title="Pekerja dengan gaji tetap sangat dirugikan dengan adanya Inflasi."><span style="text-decoration:none;"><!--[if gte vml 1]&amp;gt;                                                  &amp;lt;![endif]--><!--[if !vml]--><span><img src="///C:/WINDOWS/TEMP/msohtml1/01/clip_image001.jpg" alt="Pekerja dengan gaji tetap sangat dirugikan dengan adanya Inflasi." class="thumbimage" border="0" height="301" width="200" /></span><!--[endif]--></span></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Silk_Workers.jpg" title="Perbesar"><span style="text-decoration:none;"><!--[if gte vml 1]&amp;gt;   &amp;lt;![endif]--><!--[if !vml]--><span><img src="///C:/WINDOWS/TEMP/msohtml1/01/clip_image002.gif" border="0" height="11" width="15" /></span><!--[endif]--></span></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Pekerja dengan gaji tetap sangat dirugikan dengan adanya Inflasi.</p>
<p style="text-align:justify;">Inflasi memiliki dampak positif dan dampak negatif- tergantung parah atau tidaknya inflasi. Apabila inflasi itu ringan, justru mempunyai pengaruh yang positif dalam arti dapat mendorong perekonomian lebih baik, yaitu meningkatkan pendapatan nasional dan membuat orang bergairah untuk bekerja, menabung dan mengadakan investasi. Sebaliknya, dalam masa inflasi yang parah, yaitu pada saat terjadi inflasi tak terkendali (<a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hiperinflasi&amp;action=edit" title="Hiperinflasi">hiperinflasi</a>), keadaan perekonomian menjadi kacau dan perekonomian dirasakan lesu. Orang menjadi tidak bersemangat <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kerja" title="Kerja">kerja</a>, menabung, atau mengadakan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Investasi" title="Investasi">investasi</a> dan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Produksi" title="Produksi">produksi</a> karena harga meningkat dengan cepat. Para penerima pendapatan tetap seperti pegawai negeri atau <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Karyawan" title="Karyawan">karyawan</a> swasta serta kaum <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Buruh" title="Buruh">buruh</a> juga akan kewalahan menanggung dan mengimbangi harga sehingga hidup mereka menjadi semakin merosot dan terpuruk dari waktu ke waktu.</p>
<p style="text-align:justify;">Bagi <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Masyarakat" title="Masyarakat">masyarakat</a> yang memiliki pendapatan tetap, inflasi sangat merugikan. Kita ambil contoh seorang pensiunan pegawai negeri tahun 1990. Pada tahun 1990, <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Uang" title="Uang">uang</a> pensiunnya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, namun di tahun 2003 -atau tiga belas tahun kemudian, daya beli uangnya mungkin hanya tinggal setengah. Artinya, uang <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pensiun" title="Pensiun">pensiunnya</a> tidak lagi cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Sebaliknya, orang yang mengandalkan pendapatan berdasarkan keuntungan, seperti misalnya <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pengusaha" title="Pengusaha">pengusaha</a>, tidak dirugikan dengan adanya inflasi. Begitu juga halnya dengan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pegawai" title="Pegawai">pegawai</a> yang bekerja di perusahaan dengan gaji mengikuti tingkat inflasi.</p>
<p style="text-align:justify;">Inflasi juga menyebabkan orang enggan untuk <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Menabung&amp;action=edit" title="Menabung">menabung</a> karena nilai <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mata_uang" title="Mata uang">mata uang</a> semakin menurun. Memang, tabungan menghasilkan <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bunga_bank&amp;action=edit" title="Bunga bank">bunga</a>, namun jika tingkat inflasi di atas bunga, nilai uang tetap saja menurun. Bila orang enggan menabung, dunia usaha dan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Investasi" title="Investasi">investasi</a> akan sulit berkembang. Karena, untuk berkembang dunia usaha membutuhkan dana dari <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bank" title="Bank">bank</a> yang diperoleh dari tabungan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Masyarakat" title="Masyarakat">masyarakat</a>.</p>
<p style="text-align:justify;">Bagi orang yang meminjam uang kepada <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bank" title="Bank">bank</a> (<a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Debitur&amp;action=edit" title="Debitur">debitur</a>), inflasi menguntungkan, karena pada saat pembayaran <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Utang" title="Utang">utang</a> kepada <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kreditur" title="Kreditur">kreditur</a>, nilai uang lebih rendah dibandingkan pada saat meminjam. Sebaliknya, <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kreditur" title="Kreditur">kreditur</a> atau pihak yang meminjamkan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Uang" title="Uang">uang</a> akan mengalami kerugian karena nilai uang pengembalian lebih rendah jika dibandingkan pada saat peminjaman.</p>
<p style="text-align:justify;">Bagi <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Produsen" title="Produsen">produsen</a>, inflasi dapat menguntungkan bila pendapatan yang diperoleh lebih tinggi daripada kenaikan biaya produksi. Bila hal ini terjadi, produsen akan terdorong untuk melipatgandakan produksinya (biasanya terjadi pada pengusaha besar). Namun, bila inflasi menyebabkan naiknya biaya produksi hingga pada akhirnya merugikan produsen, maka produsen enggan untuk meneruskan produksinya. Produsen bisa menghentikan produksinya untuk sementara waktu. Bahkan, bila tidak sanggup mengikuti laju inflasi, usaha produsen tersebut mungkin akan bangkrut (biasanya terjadi pada pengusaha kecil).</p>
<p style="text-align:justify;">Secara umum, inflasi dapat mengakibatkan berkurangnya investasi di suatu negara, mendorong kenaikan suku bunga, mendorong penanaman modal yang bersifat spekulatif, kegagalan pelaksanaan pembangunan, ketidakstabilan ekonomi, defisit neraca pembayaran, dan merosotnya tingkat kehidupan dan kesejahteraan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Masyarakat" title="Masyarakat">masyarakat</a>.</p>
<h2><a title="Peran_bank_sentral" name="Peran_bank_sentral" id="Peran_bank_sentral"></a><span class="mw-headline">Peran bank sentral</span></h2>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bank_sentral" title="Bank sentral">Bank sentral</a> memainkan peranan penting dalam mengendalikan inflasi. Bank sentral suatu negara pada umumnya berusaha mengendalikan tingkat inflasi pada tingkat yang wajar. Beberapa bank sentral bahkan memiliki kewenangan yang independen dalam artian bahwa kebijakannya tidak boleh diintervensi oleh pihak di luar bank sentral -termasuk pemerintah. Hal ini disebabkan karena sejumlah studi menunjukkan bahwa bank sentral yang kurang independen &#8212; salah satunya disebabkan intervensi pemerintah yang bertujuan menggunakan kebijakan moneter untuk mendorong perekonomian &#8212; akan mendorong tingkat inflasi yang lebih tinggi.</p>
<p style="text-align:justify;">Bank sentral umumnya mengandalkan jumlah <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Uang" title="Uang">uang</a> beredar dan/atau tingkat <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_bunga" title="Suku bunga">suku bunga</a> sebagai instrumen dalam mengendalikan harga. Selain itu, bank sentral juga berkewajiban mengendalikan tingkat nilai tukar mata uang domestik. Hal ini disebabkan karena nilai sebuah mata uang dapat bersifat internal (dicerminkan oleh tingkat inflasi) maupun eksternal (<a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kurs&amp;action=edit" title="Kurs">kurs</a>). Saat ini pola <i><a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Inflation_targeting&amp;action=edit" title="Inflation targeting">inflation targeting</a></i> banyak diterapkan oleh bank sentral di seluruh dunia, termasuk oleh <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bank_Indonesia" title="Bank Indonesia">Bank Indonesia</a>.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/binayu.wordpress.com/13/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/binayu.wordpress.com/13/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/binayu.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/binayu.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/binayu.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/binayu.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/binayu.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/binayu.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/binayu.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/binayu.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/binayu.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/binayu.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/binayu.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/binayu.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/binayu.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/binayu.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=binayu.wordpress.com&amp;blog=2289014&amp;post=13&amp;subd=binayu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://binayu.wordpress.com/2008/01/27/inflasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/09e061562e9ced31605e1c900cddb4c4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">binayu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>foto idolaku</title>
		<link>http://binayu.wordpress.com/2008/01/27/foto-idolaku/</link>
		<comments>http://binayu.wordpress.com/2008/01/27/foto-idolaku/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Jan 2008 08:49:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>binayu</dc:creator>
				<category><![CDATA[foto]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://binayu.wordpress.com/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[IDOLA KARENA BISA MELIHAT KEMAMPUAN / MENGEMBANGKAN DIRI<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=binayu.wordpress.com&amp;blog=2289014&amp;post=12&amp;subd=binayu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>IDOLA KARENA BISA MELIHAT KEMAMPUAN / MENGEMBANGKAN DIRI</p>
<p><a href="http://binayu.files.wordpress.com/2008/01/imagesbcl.jpg" title="imagesbcl.jpg"><img src="http://binayu.files.wordpress.com/2008/01/imagesbcl.jpg" alt="imagesbcl.jpg" /></a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/binayu.wordpress.com/12/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/binayu.wordpress.com/12/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/binayu.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/binayu.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/binayu.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/binayu.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/binayu.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/binayu.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/binayu.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/binayu.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/binayu.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/binayu.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/binayu.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/binayu.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/binayu.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/binayu.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=binayu.wordpress.com&amp;blog=2289014&amp;post=12&amp;subd=binayu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://binayu.wordpress.com/2008/01/27/foto-idolaku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/09e061562e9ced31605e1c900cddb4c4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">binayu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://binayu.files.wordpress.com/2008/01/imagesbcl.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">imagesbcl.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PRODUK PELAYANAN</title>
		<link>http://binayu.wordpress.com/2007/12/19/produk-pelayanan/</link>
		<comments>http://binayu.wordpress.com/2007/12/19/produk-pelayanan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Dec 2007 15:20:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>binayu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Produk BAPAS 69]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://binayu.wordpress.com/2007/12/19/produk-pelayanan/</guid>
		<description><![CDATA[PRODUK PELAYANAN Beragam produk layanan yang disediakan oleh PD BPR BAPAS 69 adalah layanan perbankan yang dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat dan dapat dinikmati oleh seluruh kalangan, baik oleh pedagang, pegawai, pensiunan,perorangan,kelompok usaha masyarakat, maupun pengusaha kecil dan menengah .Beberapa yang telah dapat dilayani antara lain: Tabungan Selain memberikan jaminan keamanan dana masyarakat, layanan tabungan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=binayu.wordpress.com&amp;blog=2289014&amp;post=8&amp;subd=binayu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> <!--[if gte mso 9]&amp;gt;     Normal   0               false   false   false      IN   X-NONE   X-NONE                                                     MicrosoftInternetExplorer4                                                   &amp;lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&amp;gt;                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                &amp;lt;![endif]--> <!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:16.0pt; 	mso-bidi-font-size:11.0pt; 	font-family:"Cambria Math","serif"; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi; 	mso-fareast-language:EN-US; 	font-style:italic; 	mso-bidi-font-style:normal;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	font-size:16.0pt; 	mso-ansi-font-size:16.0pt; 	mso-ascii-font-family:"Cambria Math"; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:"Cambria Math"; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi; 	mso-fareast-language:EN-US; 	font-style:italic; 	mso-bidi-font-style:normal;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:595.3pt 841.9pt; 	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; 	mso-header-margin:35.4pt; 	mso-footer-margin:35.4pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --> <!--[if gte mso 10]&amp;gt;   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0cm; 	mso-para-margin-right:0cm; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;}  &amp;lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b>PRODUK PELAYANAN</b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Beragam produk layanan yang disediakan oleh PD BPR BAPAS 69 adalah layanan perbankan yang dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat dan dapat dinikmati oleh seluruh kalangan, baik oleh pedagang, pegawai, pensiunan,perorangan,kelompok usaha masyarakat, maupun pengusaha kecil dan menengah .Beberapa yang telah dapat dilayani antara lain:</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b>Tabungan</b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Selain memberikan jaminan keamanan dana masyarakat, layanan tabungan diarahkan dapat memberikan nilai tambah bagi investasi dana masyarakat.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b>Kredit</b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Terdapat beberapa layanan kredit antara lain :kredit umum ,kredit kayawan ,kredit pasar ,kredit PHBK ,dan kredit pensiun.Layanan ini disamping membantu keperluan pemodalan usaha kecil dan menengah ,juga membantu masyarakat dan pegawai dalam mengoptimalkan penggunaan dana dan gaji secara lebih berdayaguna .</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b>Deposito</b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Merupakan layanan simpanan dana dengan masa keterikatan berjangka waktu tertentu,memberikan hasil yang maksimal melalui investasi yang aman dan menguntungkan .</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b> PROGAM PEMBERDAYAAN UMKM</b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Sebagai sebuah perusahaan perbankan yang telah memiliki tradisi tumbuh dan berkembang di tengah potensi lokal ,dalam beberapa tahun terakhir ,PD BPR BAPAS 69 telah meningkatkan intensitas perhatian terhadap pemberdayaan potensi ekonomi lokal ,terutama para pelaku usaha mikro ,kecil dan menengah (UMKM).Produk <span> </span>layanan UMKM ini terbukti telah mampu mendongkrak dinamika simpul-simpul ekonomi di pelosok pedesaan. Melalui bantuan permodalan, andil UMKM pada percepatan pemerataan kesejahteraan masyarakat dapat semakin ditingkatkan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Produk layanan kredit UMKM ini menjadi salah satu prioritas di PD BPR BAPAS 69, karena sesuai dengan misi sosial perusahaan sebagai BUMD. Selain itu juga merupakan bentuk partisipasi PD BPR BAPAS 69 terhadap realisasi program pemerintah, yang telah mencanangkan tahun 2005-2009 sebagai Tahun Program Aksi Pemberdayaan UMKM.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Para pelaku usaha UMKM didorong untuk mengembangkan usahanya memalui pembinaan intensif dan terarah. Secara periodik mereka diikutsertakan pada kegiatan-kegiatan pelatihan dan pembinaan pengelolaan usaha, kegiatan studi banding ke luar Kabupaten Magelang, dan mengambil bagian pada beberapa even pemeran dan kompetisi skala lokal, regional dan nasional. Salah satu even kompetisi yang telah diikuti oleh UMKM mitra binaan PD BPR BAPAS 69 adalah ajang UMKM Award Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh UKM Center Universitas Indonesia akhir tahun 2006 lalu. Pada ajang tersebut, 3 ( tiga ) UMKM mitra binaan PD BPR BAPAS 69 berhasil mencapai prestasi menggembirakan, masing-masing sebagai Juara I dan II kategori usaha kerajinan dan Juara III kategori usaha makanan olahan, menyisihkan lebih dari 500-an peserta dari seluruh Indonesia.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/binayu.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/binayu.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/binayu.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/binayu.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/binayu.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/binayu.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/binayu.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/binayu.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/binayu.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/binayu.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/binayu.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/binayu.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/binayu.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/binayu.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/binayu.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/binayu.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=binayu.wordpress.com&amp;blog=2289014&amp;post=8&amp;subd=binayu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://binayu.wordpress.com/2007/12/19/produk-pelayanan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/09e061562e9ced31605e1c900cddb4c4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">binayu</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
